Halo, anak-anakku, adek-adekku, Sulcus Hippocampalis kesayanganku.

Gimana rasanya, habis ini nggak ada Cerebrum lagi? Gimana rasanya, akhirnya menyelesaikan semua tugas yang kemarin-kemarin selalu kalian keluhkan? Gimana rasanya, setelah ini nggak ada agenda ketemu setiap divisi lagi?

Gimana rasanya, setelah ini nggak ada Limbik Time lagi?

Hehe, pasti kalian seneeeng banget, ya! Ternyata, Cerebrum nya nggak 6 kali pembinaan kayak kata Kak King. Ternyata, Cerebrum nya udah selesai! Yaa habis ini tentunya masih banyak petualangan yang harus kalian lewatin, sih, tapi atleast, salah satunya sudah selesai, kan? Yang berarti, kalian sudah hampir sampai di garis finish.

Hampir dua bulan ini kita ketemu setiap Sabtu, hampir dua bulan ini aku dan King nemenin kalian satu-persatu. Kalau ditanya rasanya, jawabanku jelas sederhana—super bangga.

Aku hangga, sangat bangga bisa melihat dan menemani progress kalian sampai di titik ini. Kalian yang awalnya sangat diem sampai di titik aku sama King bingung pas Limbik Time harus ngomong apa, kalian yang nggak dekat satu sama lain di awal kelompok ini terbentuk, dan kalian yang aku dan King tahu, punya seribu potensi untuk dikembangkan bersama mimpi kalian nantinya.

Selamat datang di FK Unair, adek-adekku. Selamat berproses lebih jauh tanpa pendampingan dari kakak-kakak OC lagi, ya. Selamat menjalani hari-hari kuliah yang melelahkan juga menyenangkan tanpa kami lagi.

Aku harap, 2 bulan terakhir adalah salah satu 2 bulan terbaik buat setiap dari kalian, ya. Melelahkan, pasti. Tidak mau diulang, pasti. Tapi, aku harap, setidaknya, kebersamaan kita selama ini membawa salah satu bola memori terbaik untuk kalian genggam selama 3 sampai 4 tahun ke depan nanti—bahkan selamanya.

Simpan aku dan King di sudut memori terbaik kalian, ya?

Oh, ada satu lagi yang menarik.

Kalian tahu nggak, apa fungsi Sulcus Hippocampalis di tubuh kita sebagai manusia? Salah satunya, adalah membantu untuk menyimpan memori jangka panjang.